Pecah juga tangis yang telah lama tertahan
Ruah semua perasaan dalam hatiku
Aku yang selalu berjanji tak akan pernah menangis di kota ini
Aku menyerah kalah
Duduk di ujung jendela
Laut, benderang Osaka, pendar bintang, dan kembang api menjadi sajiannya
Sayang hati lelah
Aku cuma mampu menangis hingga pagi dan air mata lelah
Kamu hebat yang telah membuatku menangis..
Selamat
Aku kalah
Mungkin saatnya menyerah
(10072011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar