Jumat, 23 Desember 2011

Kamu

Tapi aku seperti emka, kurasa
Jatuh cinta kepadamu adalah kejutan yang membahagiakan, meskipun tanpa rencana
Dan benar saja
Semua seperti sudah digariskan
Aku tak pernah tau siapa yang menggariskannya untukku
Mungkin tangan Tuhan kembali sedang bekerja untukku
Bahwa tangan Tuhan terkadang sakti
Mampu mewujud mampu menolak
Itu tetap kupercaya
Dan ketika tangannya yang sakti dan penuh kejutan mengantar kita ke saling berhadapan dan membungkuk
Aku tak pernah menduga, bahkan sampai sekarang, mungkin juga besok
Bahwa bungkukan pertama itu tak berakhir, paling tidak untukku
Bungkukan itu tidak hendak berakhir
Bungkukan itu menjadi sesuatu yang akhirnya kuakui sebagai sedikit suka
Sungguh penuh kejutan yang tak pernah kurencanakan
Semua itu ternyata bahagia
Dan ternyata suka kepadamu lebih dari sekedar suka
Walaupun hati dipatahkan sendiri olehmu
Tapi seberapa mampu hati yang patah tersambung lagi oleh kebahagiaan yang tanpa rencana
Juga darimu
Itu yang selalu kupelajari darimu
Jatuh cinta kepadamu adalah kebahagiaan sekaligus ketidakbahagiaan
Melebur menjadi satu
Bahwa kemudian bahagia yang lebih kuinginkan dan akhirnya kurasakan
Semua juga karenamu yang memang luar biasa
Paling tidak hanya dalam kenangan
Yang penting aku bahagia, pernah bahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar