Hujan selalu mengembalikan ingatan
Kekasih yang pergi dan tidak kembali
Kampung halaman yang dulu sepi kini terisi
Kota yang mendewasakan
Ilmu yang mengagumkan, juga guru yang bijak
Mimpi yang kecil, tidak pernah mewujud
Sahabat-sahabat kecil yang setia bersepeda menembus hujan
Masa kecil bermain lompat tali di teras rumah, di bawah bulan purnama
Sayap yang membuat tidak pernah berhenti terbang
Pandangan mata penuh sakit hati, juga mencuri hati
Kota besar yang kini gelap diselimuti malam
Orang yang kini duduk di sebelah
Orang yang hilir mudik dengan payung di tangan kiri, juga keluh di wajah
Lagu yang mirip kisah dengan kekasih
Senja yang selalu dicari
Matahari yang dirindukan hangatnya
Laut yang tidak tergantikan aromanya
Gunung yang sejuk dan penuh suara tawa
Bising yang mewah dan akrab
Selamat malam, hujan.. Selamat datang kembali bersama ingatan..
(Tokyo, 6 Juni 2014 19:27, hari Jumat)
Masih hujan sejak pagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar