Untuk Cristiano Ronaldo
Hai Cristiano. Aku Dian, penggemarmu
dari Indonesia. Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan Indonesia kan, karena
kamu sudah beberapa kali pergi ke Indonesia.
Aku adalah penggemarmu yang sudah
mengagumimu sejak tahun 2006. Aku masih ingat ketika itu dini hari,
pertandingan Liga Champion antara Manchester United melawan (aku lupa siapa). Ketika
itulah pertama kali aku melihatmu dan sejak saat itu aku sudah langsung
mengagumimu.
Kamu sangat ganteng, permainanmu
sangat bagus, dan gayamu di lapangan yang sangat keren. Itu adalah 3 hal yang
membuat aku jadi menyukaimu. Sejak saat itu aku mulai mencari informasi dan
mengumpulkan apa saja tentang kamu. Setiap hari Sabtu malam, acraa rutinku
adalah duduk di depan televisi dan menonton pertandingan Manchester United di
Liga Inggris. Begitu juga degan Liga Champion yang rutin aku tonton. Tidak lupa
dengan timnas Portugal yang selalu aku dukung, bahkan sampai sekarang.
Aku berteriak-teriak sendiri ketika
Manchester United menang dan kamu mencetak gol, dan aku juga menangis (ya,
benar-benar menangis) sendirian, malam-malam, ketika Manchester United kalah,
atau bahkan kamu diberi kartu merah (ya, aku menangis sampai keesokan paginya
di sekolah, bahkan ketika Ujian Nasional aku ketiduran karena semalaman
menonton Liga Champion). Aku juga marah-marah sendiri ketika kamu dilanggar
oleh pemain lain.
Aku juga banyak mendengar berita
tidak menyenangkan tentangmu, tapi aku tetap bertahan menyukaimu. Aku juga ingat
betapa galaunya aku ketika aku tahu kamu sedang ada di Bali dan aku tidak bisa
pergi kesana untuk ikut melihatmu.
Aku juga masih ingat, ketika itu aku
kelas 3 SMA, dan sangat menyukaimu, aku selalu menggunting gambarmu yang ada di
koran atau majalah di perpustakaan sekolahku. Tentu itu kulakukan dengan sembunyi-sembunyi
agar tidak ketahuan oleh penjaga perpustakaan di sekolahku. Kemudian, aku
menempelkan semua gambarmu yang kudapat dari majalah dan koran dalam sebuah
scrapbook yang kubuat sendiri (entah kemana sekarang scrapbook itu ya). Kesukaanku
pada kamu terus berlanjut, bahkan sampai aku kuliah. Bahkan, sampai kamu pindah
ke Real Madrid, aku pun berpindah mendukung Real Madrid dan kamu.
Aku masih sangat ingat ketika aku
mengikuti lomba pidato bahasa Jepang di kampusku, aku menceritakan tentang kamu
dan kesukaanku pada kamu. Ya, dalam bahasa Jepang, dan aku memakai kaos
bergambar wajahmu. Ternyata di luar dugaan, sambutan terhadap pidatoku sangat
baik, dan aku mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tentangmu, walaupun akhirnya
aku tidak menjadi pemenang.
Aku masih ingat pertanyaan yang
akhirnya membuat seluruh penjuru auditorium tertawa, “Moshi Cristiano Ronaldo
to aetara, nani wo shitai desuka?” (Kalau kamu bisa bertemu dengan Cristiano
Ronaldo, apa yang ingin kamu lakukan?). Jawabku adalah “Mochiron Cristiano
Ronaldo to kekkon shitai desu (Tentu saja, ingin menikah dengan Cristiano
Ronaldo), yang langsung disambut dengan tawa di seluruh auditorium.
Jujur saja, saat ini aku sudah
mengumumkan pensiun dari hingar bingar dunia sepakbola, karena aku sudah
memiliki kesenanganku yang lain. Aku berhenti menonton sepakbola. Tapi bukan
berarti aku berhenti mengikuti kabar tentangmu. Baru-baru ini kamu memenangkan
Ballon d’Or. Selamat untukmu, ya. Dan aku juga masih sangat ingat hari ulang
tahunmu. Maka, aku khusus tulis surat cinta ini, di hari ini, di hari ulang
tahunmu.
Selamat ulang tahun untukmu, ya. Salam
cinta dariku di Indonesia. Semoga suatu saat aku bisa melihatmu main sepakbola
secara langsung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar