Sabtu, 12 November 2011

Keping Bahagia

Musim semi yang kabarnya hangat segera berlalu.
Datanglah musim panas yang mataharinya sungguh tidak kira-kira.
Kamu datang masih membawa hangat musim semi.
Meskipun aku tahu kebersamaan yang sesaat itu jauh lebih sakit,
Aku berusaha membahagiakan setiap inci kebersamaan kecil itu.
Kisah, janji, pinta, rahasia, tawa.
Hingga titik cemburu yang muncul di hati pun hanya mampu dipadamkan olehmu.
Hingga hanya bahagia yang mampu aku rasakan.
Semua kepingan bahagia kecil itulah yang akan kususun serupa puzzle
Hingga menjadi bahagia besar yang terbingkai rapi di hati.
Akan kukenang jika suatu saat kamu pergi.
Bahwa bahagia itu ada artinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar